Mobile Version
m.jambiekspresnews.com

Pemkab Harapkan Perbaikan Jembatan Milik Provinsi
Jumat, 03/05/2017 - 00:00:00 WIB | Kategori: Berita Daerah - Dibaca: 10633 kali

MUARASABAK - Dari sebanyak sepulu jembatan milik Provinsi yang ada di Tanjabtim, lima diantaranya dalam kondisi memprihatinkan. Pemkab Tanjabtim pun berharap ada upaya perbaikan lima jembatan tersebut. Seperti yang diungkapkan Kadis PU Tanjabtim, Mahmulis melalui Kabid Bina Marga, Risdiansyah. Menurutnya jembatan milik Provinsi yang dalam kondisi memprihatinkan berada disepanjang jalan Kecamatan Sabak Timur hingga Kecamatan Rantau Rasau. "Dari catatan kami, ada lima jembatan masih bersifat darurat, karena masih terbuat dari kayu," terangnya kemarin (3/2).

Lima jembatan tersebut, memang sudah selayaknya diperbaiki karena selama ini kerap mengalami kerusakan. Bahkan kendaraan-kendaraan roda empat kerap terjerembab dilantai jembatan saat melintas."Ada beberapa kendaraan yang masuk ke dalam sungai disalah satu jembatan milik Provinsi itu," jelasnya.

Bila memang dianggarkan, dia meminta jembatan yang diperbaiki tidak lagi menggunakan konstruksi kayu, melainkan konstruksi permanen. Sebab, pengendara yang melintas dijalan itu cukup banyak, mengingat jalan itu merupakan penghubung ke Kecematan, Rantau Rasau dan Kecamatan Nipah Panjang. "Kalau jembatan rusak sudah tentu akan menghambat arus lalulintas kendaraan," katanya.

Pihaknya telah berulang kali meminta kepada pihak Provinsi dibangun. Tapi sampai hingga kini belum ada realisasinya. Untuk tahun ini Pemprov berjanji membangun tiga jembatan, antara lain jembatan SK 10, Jembatan Siau dan Jembatan Asoi. "Mudah-mudahan secepatnya dapat dilakukan upaya perbaikan," terangnya.

Dia optimis pihak Provinsi bakal melakukan perbaikan jembatan. Pasalnya gubernur terpilih merupakan mantan bupati Tanjabtim, yang sudah mengetahui kerusakan-kerusakan jembatan di Tanjabtim. "Pak Zumi Zola kan tahu kondisi jembatan milik Provinsi. Mudah-mudahan bisa dibangun secara bertahap," urainya.


Selain itu, dengan dibangunnya jembatan menjadi konstruksi permanen, selain melancarkan arus lalulintas, juga bisa meningkatkan hasil perekonomian masyarakat Tanjabtim. "Kan mobil hasil kebun masyarakat bisa melintasi jembatan, kalau sekarang sopir was-was saat melintasi jembatan," tandasnya.

(yos)







BERITA TERKAIT :



Komentar :