Mobile Version
m.jambiekspresnews.com

Mobil dan Rumah Dibakar Massa
Rabu, 03/05/2017 - 00:00:00 WIB | Kategori: Berita Daerah - Dibaca: 11690 kali

Bentrok SAD dan Warga Pecah Lagi di Tebo

MUARATEBO -Bentrok warga Suku Anak Dalam (SAD) kembali pecah di Tebo. Kali  ini melibatkan warga SAD Desa Pemayungan Kecamtan Sumay dengan masyarakat Kelurahan Pulau Temiang Kecamatan Tebo Ulu Pada Selasa (23/2).

Permukiman warga Suku Anak Dalam (SAD) pimpinan Temenggung Hasan yang berlokasi di Desa Pemayungan, Kecamatan Sumay , diserang oleh warga Kelurahan Pulau Temiang Kecamatan Tebo Ulu. Dalam peristiwa tersebut,rumah dan sebuah Mobil minibus dibakar warga. Namun sejauh ini belum diketahui dengan pasti penyebab penyerangan tersebut.

Namun dari informasi yang berhasil dihimpun harian ini, penyerangan terjadi sekira Pukul 8.00 WIB tersebut diduga berebut lahan yang memicu perkelahian antara salah seorang warga Kelurahan Pulau Temiang  berinisial SJ dan CG warga SAD, yang terjadi di Desa Pemayongan. Akibat perkelahian tersebut, kedua warga sama-sama mengalami luka dibacok.

Tidak terima dengan peristiwa tersebut, Sekitar Pukul 10.00 WIB warga Pulau Temiang lantas melakukan penyerangan ke pemukiman Milik SAD Tumenggung Hasan dan barak serta Kantor Milik PT LAJ. Tidak sampai disitu saja, ungkap salah satu warga Kecamatan Tebo Ulu yang tidak ingin disebutkan identitasnya, tidak hanya narak dan kantor namun gudang pupuk milik PT LAJ juga jadi sasaran amukan masa yang berjumlah sekitar 300 orang.

‘’Kantor dan barak serta gudang pupuk milik PT LAJ juga dibakar masa yang jumlahnya kurang lebih 300 orang,’’ ungkapnya.

Camat Tebo Ulu, Yahoza saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya,  kejaian tersebut berawal saat salah satu warga Desa Pulau Temiang bertikai dengan warga. Akibatnya, salah satu waga yang diketahui bernama Dafri warga Pulau Temiang mengalami luka dibagian dahi akibat dibacok SAD menggunakan kapak.

"Awal kejadiannya jam 08.00 pagi tadi, saat warga bentrok dg SAD, akibatnya salah satu warga keno bacok,’’ jelas Yahoza.

Akibat kejadian tersebut, Warga Desa Pulau Temiang langsung melakukan penyerangan, namun warga SAD langsung kabur. Untuk meluapkan kemarahan, warga membakar bangunan. "Warga melakukan penyerangan, namun warga SAD sudah kabur. Untuk meluapkan amarah, warga membakar bangunan- bangunan PT LAJ,’’ ungkap camat.

Terkait kondisi di lokasi kejadian, menurut camat saat dikomfirmasi sekitart pukul 21.00 Wib,  sudah kembali kondusif karena pihak TNI dan Polri sudah berada di lokasi. Sedangkan beberap warga diamankan oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan.

"Untuk kondisi saat ini sudah kembali kondusif karena pihak TNI dan Polri sudah berada di lokasi, pihak kepolisian juga mengamanakan bewberwa warga untuk dimintai keterangan,’’ jelas camat.

Karena kondisi luka yang cukup parah, korban Dafri langsung di rujuk ke RSU Bungo untuk mendapat perawatan. Sementara itu, pihak Polres Tebo belum bisa dimintai keterangan karena masih berada di lokasi kejadian.

(bjg)







BERITA TERKAIT :



Komentar :