Tabrakan Hebat Tewaskan Pasutri

Sabtu, 23 April 2016 | 10:29:52 WIB | Dibaca: 1999 Kali

MUNASDI/JE RINGSEK: Kondisi Toyota Avanza yang ringsek usai terlibat tabrakan dengan truk pengangkut elpiji.

MUARATEBO  - Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang terjadi di KM 07, jalan Lintas Tebo-Bungo, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo kembali memakan korban. Kecelakaan maut itu terjadi Jumat (22/4) sekitar pukul 14. 15 WIB.

Akibat kecelakaan itu, pasangan suami istri yang mengendarai Toyota Avanza BH 1990 HK tewas di lokasi kejadian. Mobil Avanza hitam itu ringsek usai bertabrakan dengan truk pengangkut BBM milik Pertamina dengan muatan elpiji 3 kg.

Sementara anak korban yang berada di bangku belakang dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Sopir truk pembawa elpiji langsung melarikan diri usai kejadian. "Iya, ada kecelakaan di daerah KM 07, Kecamatan Tebo Tengah," ujar warga sekitar, Candra saat dikonfirmasi kemarin.

Evakuasi korban mengalami kendala karena jasadnya terjepit diantara di bagian mobil yang ringsek. "Evakuasi sempat memakan waktu lama karena jasad korban terjepit di mobil," katanya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tebo, Feby Haryanto saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. "Ya benar ada kecelakaan di kawasan KM 07," ujarnya.

Sementara itu, satu unit Toyota Agya di Kabupaten Merangin terlibat tabrakan dengan sebuah sepeda motor Yamaha Jupiter di jalan lintas Bangko-Kerinci, kawasan pasar atas bangko, sekitar pukul 15.30 WIB, kemarin. Informasi di lapangan, Yamaha Jupiter yang dikendarai Okta Reza (16), pelajar kelas 3 SMP, warga Perumahan Puri Kencana 1, Merangin itu melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Pasar Bawah Bangko menuju arah Kerinci.

Saat sampai di pasar atas, tepatnya di simpang Empat Lubuk Gaung, Okta Reza, hendak mendahului kendaraan lain di depannya. Nahasnya, laju motor yang dikendarainya melebar hingga masuk ke jalur yang salah. Di saat bersamaan, datang Toyota Agya dari arah berlawanan dan tabrakan tak terelakkan.

Okta Reza mendapatkan luka serius di bagian pelipis mata sebelah kiri. Bahkan, dari mulut dan telingan juga mengeluarkan darah. Sementara pengendara mobil melarikan diri.

"Ya, memang ada kejadian. Sementara korban sudah dibawa ke RSU karena belum sadar, untuk barang bukti sudah diamankan di Unit Laka Polres Merangi, kemudian juga untuk pengendara mobil melarikan diri, sehingga kejadian ini terus ditangani pihak unit laka, guna pengembangan lebih lanjut," pungkasnya.

(bjg/amn)