Jembatan Buaya Amblas

Jumat, 05 Agustus 2016 | 10:14:35 WIB | Dibaca: 2697 Kali

Kondisi Jembatan Buaya

MUARASABAK - Puluhan kendaraan terjebak kemacetan di jembatan buaya yang terletak di Desa Catur Rahayu, Kecamatan Dendang amblas. Ini disebabkan setelah kendaraan bermuatan sawit mencoba melintasi jembatan.

Akibatnya tiang besi jembatan yang diperuntukan sebagai penopang lantai jembatan, sudah bergeser bahkan ada tiang yang patah.
"Dari tadi saya antri karena jembatan tidak dapat dilalui, kalau masih lewat takut mobil masuk kesungai," keluh Kassek seorang pengendara yang akan melintas, kemarin (4/8).

Terjadinya antrian panjang kendaraan dikarenakan ada mobil PS bermuatan sawit yang ban mobilnya terperosok dijembatan dan hampir tercebur ke sungai. "Macet dari pukul 07.00 WIB pagi tadi, ada mobil sawit yang hampir jatuh kesungai gara-gara plat besi lantai jembatan hampir amblas," jelasnya.

Kejadian ini sudah kesekian kalinya kendaraan hampir terjatuh ketika melewati jembatan tersebut. Pasalnya dari usia jembatan yang sudah lama, ditambah lagi oleh angkutan mobil sawit yang melintas selalu melebihi tonase dari kapasitas kekuatan jembatan. "Sehingga jembatan tersebut tidak akan mampu untuk menahan beban yang ada," urainya.

Dia mengharapkan ada penertiban muatan mobil. Sehingga jembatan dapat bertahan. Jika masih tetap kendaraan pengangkut muatan melebihi tonase, sampai kapanpun akan tetap terjadi kerusakan jembatan. "Di bangun pun jembatan baru tidak akan mampu bertahan lama, kalau beban yang ada selalu melebihi dari ketentuan jembatan, " urainya.

Terpisah, Kadis PU Tanjabtim, Mahmulis melalui Sekdis, Ali Fachruddin akan segera mengambil langkah agar jembatan segera diperbaiki. Karena menyangkut sarana transportasi masyarakat setempat. "Kalau dibiarkan tentu mengganggu arus lalulintas masyarakat, kami akan ambil tindakan," beber Ali.

Dia meminta kepada Kades untuk mengajukan proposal perbaikan jembatan, bila jembatan tersebut tahun ini belum dianggarkan untuk pergantian jembatan baru. "Mungkin kami hanya melakukan rehab sementara saja melalui dana tanggap darurat memperbaiki kerusakan," tandasnya. (yos)