16 Titik Panas Kembali Terpantau

Jumat, 04 Agustus 2017 | 13:14:21 WIB | Dibaca: 2575 Kali

M RIDWAN/JE
TERBAKAR: Kebakaran lahan yang terjadi di Bukit 30, Tebo kemarin (3/8). Foto diambil dari udara.

Hingga sore kemarin, 2 heliopter bantuan BNPB telah melakukan lebih dari 500 kali waterbombing sejak 24 Juli lalu. Untuk di Tebo, telah dilakukan  bombing dengan helikopter jenis Bell sebanyak 19 kali. Untuk malam akan dilakukan dengan pemadaman darat.

Untuk titik panas, per Juli lalu, di Jambi terpantau sebanyak 41 titik panas yang menyebar di beberapa Kabupaten. ‎Karhutlah ini dianggap musuh dan harus ditangai serius oleh pemerintah.

“Pemerintah telah mengeluarkan banyak uang untuk memadamkan api,” pungkasnya.

TERBAKAR: Kebakaran lahan yang terjadi di Bukit 30, Tebo kemarin (3/8). Foto diambil dari udara.

Terpisah, penindakan bagi pelaku pembakar hutan dan lahan di Jambi tak main-main. Kapenrem 042 Garuda Putih  Mayor Inf Jasman Bangun mengatakan, petugas di lapangan sudah dibekali dengan senjata lengkap. Apabila menemukan pelaku pembakaran langsung ditindak tegas.

“Ini serius, kita tidak ingin mengalami kebakaran seperti tahun 2015,” tegasnya.

TERBAKAR: Kebakaran lahan yang terjadi di Bukit 30, Tebo kemarin (3/8). Foto diambil dari udara.

Sementara itu, darti Tanjab Timur diberitakan, karhutla yang terjadi di Desa Sungai Sayang Kecamatan Sadu, sekitar pukul 17.45 WIB Rabu (2/8) lalu hingga saat ini belum berhasil dipadamkan, bahkan api terus merambat dan telah menghanguskan sekitar 10 hektar lahan. Tim Siaga Darurat Karhutla Kabupaten Tanjabtim pun, akhirnya meminta bantuan Subgas Udara Karhutla Provinsi Jambi.