Realisasi PBB 3 Desa Nihil, Bupati Kecawa

Kamis, 28 September 2017 | 11:02:40 WIB | Dibaca: 493 Kali


MUARASABAK - Hingga saat ini masih ada kecamatan yang capaian Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-2P), belum mencapai 30 persen. Bahkan, ada tiga desa yang realisasinya masih nihil.

Sejauh ini, realisasi PBB-2P terendah adalah Kecamatan Sabak Barat, dengan persentase 21,37 persen dan disusul Kecamatan Mendahara Ulu yang baru mencapai 25,75 persen. Sementara itu, desa yang realisasinya masih nihil adalah Desa Alang-Alang, Desa Majlis Hidayah dan Desa Telago Limo.

 ‘’Sebenarnya kalau kita memahami hak dan kewajiban tidak perlu lagi acara seperti ini. Kalau seperti ini Camat dan Kades yang tidak peduli atau bagaimana,” ungkap Kondisi ini membuat Bupati Tanjab Timur, Romi Hariyanto dengan nada kecewa pada rapat evaluasi realisasi PBB-2P di Aula Kantor Bupati Tanjab Timu, bersama Camat dan Kades se-Kabupaten Tanjab Timur.

Untuk itu tegas Romi, dirinya akan memantau realisasi PBB-2P hingga akhir Oktober mendatang. Dan Romi meminta agar Camat dan Kades yang realiasianya masih rendah untuk segera melakukan pelunasan.”jadi tolong yang belum segera diselesaikan. Nanti BKD laporkan dengan saya Progresnya,”tegasnya.

Sunarno Sekertaris BKD, Tanjabtim, mengatakan secara keseluruhan capaian PBB-2P hingga kemarin, baru berada diangka 60,22 persen, atau dengan kata lain baru mencapai Rp. 1.022.459.828 dari target 2.085.607.543. seharusnya kata Sunarno, pada akhir September ini capaiannya harus diatas 75 persen. ”Kami sudah buat komitmen dengan para kades, dan mereka mengaku menyanggupi akan dilunasi oktober nanti,” jelasnya.

Sementara  Camat Sabak Barat, Arie, membantah jika realisasi PBB masih rendah. Dikatakan, sebenarnya, ada beberapa item yang telah dilunasi tapi tidak tercantum pada data BKD, sehingga laporan Kecamatan Sabak Barat masih rendah. ”Sebenarnya bukan karena kecil serapan, mungkin karena kesalahan teknis saja sih,” tandasnya.

(oni)