Koalisi PAN-PDIP Klop, Sani-Izi Tunggu Rekomendasi

Senin, 23 Oktober 2017 | 10:41:54 WIB | Dibaca: 593 Kali


JAMBI - Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tampaknya sudah menemui kata sepakat menghadapi Pemilihan Walikota (Pilwako) Jambi 2018. Keduanya hampir bisa dipastikan berkoalisi mengusung pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Jambi periode 2018-2023.

Koalisi ini menguat menyusul adanya komunikasi antara pimpinan teras kedua partai. Bahkan Beredar kabar diinternal PAN, duet Abdullah Sani-Kemas Alfarizi Arsyad (Sani-Izi) tinggal menunggu rekomendasi tertulis dari DPP.

       Ketua DPD PDI Perjuangan, Edi Purwanto tidak manampik adanya komunikasi intens antara pihaknya PAN. Skenarionya, Abdullah Sani akan berpasangan dengan kader partai berlambang matahari biru tersebut.

"Nanti, kita lihat ada kemungkinan demikian, tapi Abdullah Sani tetap nomor urut satu," ujarnya.

Hanya saja, Edi belum memastikan kader PAN yang dimaksud adalah Kemas Alfarizi Arsyad. Menurutnya, pembicaraan belum menjurus pada siapa sosok yang akan disodorkan PAN.

"Kita belum spesifik membahas itu, kalaupun memang misalnya itu kenapa tidak. Siapa pun itu bisa berkemungkinan, yang penting ini akan menjadi paket yang cukup kuat," katanya.

       Disamping PAN, mantan pimpinan DPRD Provinsi Jambi ini juga mengaku sudah berkomunikasi dengan lima partai lainnya. Kelima partai ini nantinya menjadi pengusung Abdullah Sani bertarung dalam perebutan BH 1 AZ.

       “Ada lima partai, salah satunya PAN. Komunikasi kita efektif,” bebernya.

       Sayangnya, Edi enggan menyebutkan siapa saja partai yang dimaksudnya tersebut. “Nanti, tunggu saja,” katanya singkat.

Ia memastikan, tidak ada skenario kotak kosong di tanah pilih pusako betuah. Pihaknya meyakini, Sani memiliki kekuatan ril dengan basis yang jelas.

“Termasuk parpol pengusung juga punya massa dan kader yang jelas dan sudah teruji dalam setiap Pilkada,” tegasnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian Ketua DPW PAN Provinsi Jambi Supriyono mengatakan sejuah ini masih menunggu persentase hasil survei. Dimana hasil itu akan disampaikan kepada Zumi Zola, Ketua DPW PAN PAN Provinsi Jambi.

"Kita masih menghitung, mengali. Mudah mudahan dalam waktu dekat ini,"katanya.

Bagaimana dengan wacana koalisi PAN-PDI Perjuangan? Anggota DPRD Provinsi Jambi tidak mau berkomentar jauh. Menurutnya, PAN ingin menyelesaikan tahapan penjaringan yang dimulai beberapa bulan lalu.

“Tunggu saja tanggal mainnya. Paling sebulan lagi juga selesai,” katanya.

Namun terkiat wacana duet Sani -Izi, Supriyono menyebutkan dalam politik semua kemungkinan bisa saja terjadi. "Kita akan realistis memilih siapa yang diusung. Maka dari itu kita selesaikan satu persatu tahapannya,” jelasnya.

Tidak jauh berbeda, Ketua DPW PAN Provinsi Jambi Zumi Zola dimintai tanggapannya mengungkapkan hingga kini partainya belum mengeluarkan keputusan. “Sampai saat ini belum ada keputusan karena masih dalam proses survei, setelah keluar akan kami pertimbangkan sebelum nanti kami putuskan,” katanya.

Sebelumnya, Zola juga menjawab diplomatis terkiat sikap PAN.  Menurutnya, PAN tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan karena berpedoman dengan hasil survei tertinggi terhadap Cakada yang mengikuti penjaringan di PAN.

“Politik itu menariknya di menit-menit akhir kan, harus ada kejutan,” ungkapnya.

Terpisah, Abdullah Sani mengklaim sudah menemui Zumi Zola, membicarakan kesiapan dirinya maju di Kota Jambi. Pertemuan itu sekaligus membahas kepastian dukungan PAN dan kemungkinan koalisi partai.

"Saya dipanggil pak Gubernur (Zumi Zola, red) untuk bersama-sama untuk memantapkan dan menjamin PAN ke kita. Insya Allah,” katanya.

Wakil Walikota Jambi ini mengklaim sudah mengantongi calon wakil. Hanya saja Sani ogah membeberkan siapa nama sosok yang akan bersanding bersamanya. “Wakil sudah ada, tapi belum saatnya dipublikasikan,” bebernya.

Untuk memuluskan langkahnya, Abdullah Sani sudah mempunyai tagline ‘Menuju Kota Jambi Nyaman’ untuk meyakinkan  masyarakat. Namun dirinya belum memberikan kepastian untuk menggunakan tagline itu bila ditetapkan sebagai calon.

“Andaikan saya nanti dipercaya tujuan utama saya untuk membawa daerah ini semakin nyaman, aman dan damai. Melalui program-program dan pengayoman yang tentu sudah kita rumuskan,” pungkasnya.

(aiz)