2018, Di Bungo Rasta Gratis

Senin, 29 Januari 2018 | 11:08:44 WIB | Dibaca: 39 Kali

PEMBAGIAN RASTRA: Rastra dari program pemerintah untuk warga miskin yang dijual dengan harga murah, namun di 2018 ini beras tersebut dibagaikan secara cuma-cuma alias gratis.

MUARA BUNGO - Kalau biasanya beras sejahtera atau Rastra dari program pemerintah untuk warga miskin yang dijual dengan harga murah. Namun di 2018 ini beras tersebut dibagaikan secara cuma-cuma alias gratis.

Di Kabupaten Bungo sendiri, Rastra tahun ini disalurkan sebanyak 101,75 ton yang disalurkan kepada warga miskin sebanyak 10.175 Kepala Keluarga (KK) di 17 kecamatan. 

‘’Untuk pengelolaan bantuan Rastra tahun ini ada perubahan, yang dulunya dikelola oleh bagian Administrasi Perekonomian Setda Bungo, kini  beralih ke dinas yang ia pimpin saat ini. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sejumlah 10 kg setiap bulannya tanpa dikenakan harga atau biaya, artinya rastra tahun 2018 diterima oleh KPM secara gratis," ucap Kepala dinas  Sosial, Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kabupaten Bungo, Suryawani.

Jumlah warga kurang mampu atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM)  yang mendapat Bansos Rastra gratis sebanyak 10.175 KK  ini, datanya diambil dari data terpadu program penanganan pakir miskin yang merupakan hasil pemutahiran bais data terpadu 2015.  

"Tujuan Bansos Rastra ini adalah untuk mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan akses masyarakat kurang mampu. Namun kami berharap beras ini tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak tertentu," katannya. 

Sementara Wakil Bupati Bungo, H Safruddin Dwi Apriyanto, dikonfirmasi usai melepas secara resmi Bansos Rastra tahap I di gudang Bulog Sub Divre Bute kemarin menghimbau kepada penanggungjawab pendistribusian beras gratis tersebut harus sesuai peraturan yang telah ditetapkan. Sebab kata dia peralihan beras bersubsidi menjadi gratis itu rentan menimbulkan konflik.

"Kami berpesan kepada penanggungjawab pendistribusi ini, pihak Bulog, para camat, perngkat dusun dan juga pendamping KPM, harus tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu dan tempat adminstarsi," ungkapnya.

(ptm)