Dukung ZA, Tinggalkan PDI-P, Candra Purnama: Saya Tidak Mau Disebut Penghianat

Selasa, 06 Februari 2018 | 13:29:58 WIB | Dibaca: 190 Kali


JAMBI - Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan, Candra Purnama akhirnya menentukan sikap politiknya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kerinci 2018. Candra memilih mendukung pasangan Zinal Zainal-Arsal ketimbang Monadi-Edison yang diusung partai berlambang banteng moncong putih.

Dibincangi Jambi Ekspres, Candra Purnama mengtakan keputusanya ini telah dipertimbangkan secara matang. Ini semua dilakukan untuk menghormari fakta integritas yang telah disepakati bersama tokoh Kerinci Hilir.

       “Kita sudah mendukung fakta integritas dan sudah sepakat dari awal siapa yang maju dari Hilir akan kita dukung bersama. Jadi saya memutuskan mendukung pasangan Zainal-Arsal,” ujarnya, Senin (5/2) kemarin.

       Dukungan ini juga diputuskannya mengingat perjuangan kandidat hilir untuk mendapatkan perahu untuk bertarung menuju BH 1 DZ. Sehingga dirinya tidak mau disebut sebagai penghianat dan munafik dengan mangangkangi komitmen bersama.

       “Apa yang terjadi itu resiko. Saya hanya tidak mau disebut penghiatan dengan komitmen yang kita bangun bersama,” ungkapnya.

       Bagaimana dengan statusya sebagai kader PDI Perjuangan? Sebagai kader yang telah diberikan kepercayaan dirinya siap mengikuti aturan partai. Dalam waktu dekat ini dirinya akan melayangkan surat pengunduran diri dari pengurus PDI Perjuangan.

       “Sebagai orang yang telah diberikan kepercayaan sebagai pengurus, saya akan buat surat untuk mengundurkan diri. Kita bukan manusia liar yang tidak beretika,” ungkap.

       Pengunduran ini disampaikannya karena dirinya tidak ingin menyembuyikan statusnya.  Apalagi setaip kegiatan dirinya selalu mendampingi Zainal-Arsal.  “Sehingga saya menyatakan sikap, tidak mungkin abu-abu, pasangan kaki dua atau tiga. Saya tidak ingin begitu,” bebernya.

       Bukan hanya dengan PDI Perjuangan, keputusan besar ini juga diambilnya dengan tidak mendukung Ami Taher yang digandeng Adirozal. Padahal, Ami Taher diketahui juga memiliki hubungan emisonal dengan mantan Sekda Kota Sungai Penuh tersebut.

       “Ini sebuah pilihan. Saya berharap semua bisa menghormati keputusan ini,” katanya.

Sementara itu, Edison Ketua DPC PDIP Kerinci yang juga calon wakil bupati berpasangan dengan Monadi Murasman mengaku amat menghormati keputusan yang telah diambil oleh Candra Purnama. “Kita menghormati keputusan beliau (selaku kader tidak memilih loyal dengan PDI-Perjuangan,” pungkasnya.

(aiz/adi)