Pelanggan Keluhkan PDAM, Agus: Kami Sedang Cuci Filter IPA

Senin, 12 Februari 2018 | 13:20:58 WIB | Dibaca: 316 Kali

GUSNADI/JAMBIEKSPRES
DIKELUHKAN: Warga Kernci mengeluhkan pasokan air PDAM ke rumah pelanggan. 

SUNGAIPENUH - Tagihan PDAM Tirta Sakti Kerinci yang semakin membludak, ternyata masih tidak diimbangi pelayanan terhadap pelanggannya. Justru sebaliknya, pelanggan justru makin mengeluh, dengan pasokan air yang disertai dengan dorongan angin dari mesin pompa milik PDAM ke rumah para pelanggan. 

Seperti yang dialami pelanggan PDAM di Desa Permanti Pondok Tinggi, beberapa hari belakangan ini mendapati kondisi tersebut, bahkan kran yang mengeluarkan angin disertai air seperti halnya pompa angin terjadi berjam-jam. "Kita merasa keberatan dampak dari semprotan angin yang dikeluarkan oleh pipa PDAM hingga menyebabkan pembekakan saat pembayarannya mencapai Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu perbulannya," ungkap Edi.

Berbeda dengan pelanggan Desa Permanti, Kecamatan Pondok Tinggi, pelanggan PDAM Desa Pinggir Air Kecamatan Kumun Debai, dalam dua hari ini justru tidak mendapat pasokan air bersih dari PDAM Tirta Sakti Kerinci.

Menyikapi persoalan ini Dirut Utama  PDAM Tirta Sakti, Agus Salim,  saat dikonfirmasika via ponsel oleh Ketua SPI Mai Jendril, SH, mengatakan terjadinya masalah ini dikarenakan pihak PDAM sedang melakukan pengurasan atau mencuci filter pembersihan Intake Instalasi Pengolahan Air (IPA) dijalur tersebut.

‘’Pencuciain Filter ini di tiga kali dalam sehari untuk setiap harinya. Kami menghimbau kepada para pelanggan PDAM saat jam-jam tersebut diminta pelanggan tidak untuk membuka kran, jelang proses pembersijan selesai kita laksanakan," tandasnya.

(adi)