UPTD SPAM Tanjabtim Lakukan Perbaikan Pipanisasi

Senin, 12 Februari 2018 | 13:23:57 WIB | Dibaca: 228 Kali


MUARASABAK - Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD), Sistem Penyediaan Air Bersih (SPAM) di kawasan perkantoran Kabupaten Tanjabbatim akan memperbaiki pipanisasi saluran dan meteran air yang tersambung ke rumah masyarakat sepanjang jalan Imam Bonjol yang rusak. Kerusakan ini diakibatkan lalai nya pelaksanaan pekerjaan pelebaran dua jalur di kawasan pekantoran. Akibatnya distribusi air bersih yang selayaknya dapat di nikmati warga khusunya di kelurahan talang babat harus terhenti. 

‘’Kami saat ini tengah melakukan perbaikan baik itu saluran pipa hingga meteran air yang hilang.  Bagi masyarakat yang meterannya hilang, harus diganti yang baru sesuai Peraturannya," ungkap Kepala UPTD SPAM Tanjabtim Ahmad Fauzan.

Dikatakannya, karena kerusakan pipa hampir keseluruhan, maka butuh waktu lama untuk melakukan perbaikan. Namun demikian, pihaknya akan berupaya sesegera mungkin agar distribusi air bersih bisa cepat disalurkan. "Kasihan masyarakat kalau terlalu lama masyarakat kan butuh air bersih juga," tuturnya. 

Dijelaskannya,  jika sudah diperbaiki dan distribusi kembali normal pihaknya mewacanakan pengaktifan pelayanan dalam setiap harinya untuk masyarakat. Kemudian barulah membicarakan tarif air tersebut.  "Untuk pemberlakuan tarif air, kita juga akan mensosialisasikannya. Tetapi kita akan upayakan distribusinya normal duku,"  jelasnya.

Sementara Yuli, seorang warga mengatakan distribusi air bersih cukup di butuhkan oleh warga. Apalagi ada informasi akan adanya kemarau panjang memasuki di pertengahan tahun nanti. "Kami berharap air bersih bisa cepat di Distribusikan secepatnya. Selain untuk antisipasi kemarau kebutuhan air bersih memang mendesak," bebernya.

Ditambah lagi lanjutnya, distribusi air bersih dari SPAM ini cukup dibutuhkan bagi warga yang memiliki usaha. Salah satu contoh pengusaha rumah makan,adanya air bersih juga sangat dibutuhkan. "Tidak akan cukup dengan air sumur yang ada. Apalagi kalau sudah memasuki musim kemarau," paparnya.

Senada dikatakan Rasmi, kebutuhan air bersih yang cukup mendesak tidak bisa di pungkiri.  Meskipun hampir rata-rata warga kelurahan talang babat memiliki sumur air bersih. Tetapi ketersediaan tersebut masih jauh dari cukup untuk kebutuhan sehati-hari. "Jadi kalau air bersih kembali di Distribusikan kekurangan air bersih sudah teratasi," tandasnya.

(oni)