Pengunjung Keluhkan Kondisi Pasar Blok D Geragai Semerawut 

Senin, 12 Februari 2018 | 13:24:32 WIB | Dibaca: 319 Kali


MUARASABAK - Kondisi pasar kalangan Blok D yang terletak di Kecamatan Geragai kian hari kian semerawut. Pasalnya para pedagang membuka lapak di tengah jalan yang mengakibatkan sulitnya para pengunjung untuk lewat. Kondisi seperti ini bukan kali pertamanya terjadi sehingga banyak pengunjung mengeluh ketika berkunjung ke pasar kalangan. 

Sarti, pengujung pasar ketika dikonfirmasi mengatakan, harusnya pengelalo pasar jeli melihat kondisi seperti ini. Karena selain para pengjung sukit untuk lewat pasar juga terlihat semerawut.  Jika kondisi ini tidak cepat di benahi maka dampaknya juga keoada pedagang. "Pengunjung jadi males lewat, padahal kebutuhan pengunjung banyak dilokasi tersebut," katanya.

Dikatakannya berbeda dengan para pedagang kebutuhan dapur,yang berjualan di kios-kios dan lapak yang telah di sediakan.  Sehingga kondisinya cukup tertata rapi sehingga tidak mengakibatkan kesulitan bagi para pengunjung untuk memilih kebutuhan dapur. "Coba para pedang lain bisa tertata seperti ini kan rapi," ujarnya. 

Terpisah Rojak juga mengeluhkan kondisi pasar blok D khusunya para pedagang pakaian. Selain semerawut dan banyaknya pedagang membuka lapak di tengah jalan membuat pengunjung harus berdesak-desakan jika ingin melintas. "Memang sih lokasinya sempit. Tapi jika tertata rapi pasti tidak seperti ini," ujarnya.

Sementara itu, pantauan media ini dilapangan,pasar kalangan Blok D yang buka setiap hari minggu ini selalu padat dengan pengunjung. Tidak masyarakat di kecamatan seputaran kecamatan geragai,pasar blok D ini juga menjadi salah satu tujuan masyarakat di luar kecamatan geragai. Hal ini di Karena kan pasar Blok D atau yang dikenal pasar minggu ini adalah pasar yang dapat dikatakan lengkap dan besar di banding pasar-pasar kalangan yang ada di Kabupaten Tanjabtim. 

Namun sayang keberadaannya masih belum tertata dengan rapi. Sehingga terkesan semerawut. Padahal tampak beberapa petugas pengelola pasar mengambil retribusi namun sayangnya tidak ada tindakan atau teguran bagi para pedagang yang membuka lapak di tengah jalan.

(oni)